Rabu, 17 September 2014

CERITA WADUK MALAHAYU







WADUK MALAHAYU

Waduk Malahayu Adalah sebuah bendungan peningggalan penjajahan Belanda yang terletak di Daerah kabupaten brebes ,banjarharjo -tepatnya di desa yang bernama desa malahayu ,waduk ini sangat indah sekali,cuman yang perlu disayangkan kini perawatan yang kurang maksimal ,sehingga pesona keindahan waduk malahayu aga memudar,dan yang Terlebih parah waduk ini sering dijadikan tempat berbuat mesum para penggila nafsu sesaat.
tapi tak terlepas dari itu waduk malahayu mempunyai misteri misteri yang cukup menyeramkan .


"foto turen tempat tiga pekerja tewas"
1. 3 pekerja waduk malahayu tewas
Belum lama ini warga waduk malahayu digemparkan dengan kejadian tewas nya para 3 pekerja waduk malahayu didalam bangun yang menjorok ketengah waduk atau warga malahayu menyebutnya "turen"
kejadian itu tepatnya terjadi pada tanggal 07 februari 2013 ,saat itu para pekerja hendak memeperbaiki tembok yang bocor didalam bangun turen ,untuk turun kebawah 4 pekerja itu menggunakan lift yang sudah tersedia di dalam bangun,tanpa mencheck apakah rantai penyaggah lift tersebut masih kuat atau tidak,mereka pun langsung turun untuk memeperbaiki bangunan tersebut .
setelah selesai memperbaiki bangunan tersebut mereka langsung naik keatas dengan menggunakan lift yang mereka tadi pakai untuk turun ,namun naas setelah di setangah perjalanan rantai penyaggah lift yang mereka tumpangi patah ,4 pekerja itu pun langsung terjun kembali  kebawah ,dan karena hantaman lift yang mereka tumpangi dengan dasar bangunan tersebut membuat 4 pekerja itu luka luka berat ,dan akhirnya karena tak kuasa menahan rasa sakit 3 pekerja itu pun tewas dan 1 pekerja bisa bertahan dan di larika kerumah sakit  derra assyifha.


"tempo dulu"

2.Asal Usul waduk Malahayu

konon dulunya waduk malahayu adalah sebuah desa cilumbung, dukuh jaer dan cipajang 
namun karena banayak air yang mengalir ke desa tersebut dan hanya terlewat begiu saja ,maka penjajah belanda memindahkan desa tersebut dan memaksa orang pribumi untuk menggali di ditempat desa tersebut dan membuat pembatas disisian waduk agar air tersebut dapat tertampung untuk mengairi sawah sawah ,dan konon juga banyak orang pribumi yang tewas saat bekerja membuat bendungan tersebut.









3.ULAR siluman "untung"

Untung adalah seekor ular   yang dulu sempat dipelihara oleh seorang petani bernama ki jaminar.
 saat  ki jaminar mencakul sawah dia   tidak sengaja   mencakul ekor  seekor  ular sampai terputus, karena merasa kasihan ki jaminar membawa ular tersebut  kerumahnya dan memberi nama si buntung  ,namun lama kelamaan tanpa diduga sibuntung  bertambah besar sampai rumah kijaminar tidak cukup lagi untuk menampung sibuntung .akhirnya sibuntung dilepaskan di waduk malahayu  ,dan kini sibuntung atau kadang masyarakat malahayu menamainya siuntung  menjadi penjaga dari waduk malahayu ,yang katanya besar siuntung   melebihi besar gedung yang ada ditengah danau atau sering disebut 'turen',dan kabar yang pernah saya  dengar bahwa pernah ada orang hampir tenggelam diwaduk itu ,namun anehnya orang tersebut tiba tiba berada ditepian waduk,orang orang mengatakan bahwa siuntung sang penjaga waduk telah membantu menyelamatkan orang yang hampir tenggelam tersebut.

"ilustrasi"

Minggu, 14 September 2014

asal usul sungai musi

Zaman dahulu kala, hubungan lalu lintas laut di seluruh dunia dilakukan dengan perahu layar. Pada zaman itu, banyak pula bajak laut.
Ketika itu perdagangan tidak memakai sistem jual beli tetapi dengan sistem barter. Menurut cerita, ada kelompok bajak laut negeri Cina yang terdiri dari tiga perahu layar, berlayar ke Selat Bangka. Perompak itu dipimpin oleh seorang yang bergelar Kapten. Mereka tertarik ketika melalui muara Sungai Musi, terutama karena lebarnya. Kapten mencari dalam peta, ternyata sungai itu belum ada nama di peta.

Para perompak itu melihat banyak perahu besar dan tongkang datang dari hulu sarat dengan muatan hasil bumi, Mereka pun mulai membentuk kelompok-kelompok untuk menjelajah daerah-daerah hulu. Ada kelompok mereka yang sampai di daerah dataran rendah Gunung Dempo (daerah Lahat sekarang), mereka kagum melihat betapa suburnya tanah. Tanaman kopi dengan buahnya yang besar-besar. Begitu juga cengkih, kayu manis dan berbagai tanaman lainnya.

Kelompok yang menjelajah Muara Enim sekarang juga kagum dengan melihat tanaman rempah-rempah dan batubara yang muncul di permukaan tanah. Sementara itu yang sampai di wilayah Ranau, begitu takjub ketika melihat tembakau pun tumbuh disana. Kapitan pun begitu tertarik dengan Wilayah Sumatera Selatan yang berpusat di Sungai Musi, dia pun memutuskan untuk tinggal lama di Palembang. Dia memberi tanda melingkari daerah Sumatera Selatan dalam peta seraya berkata,"Kita sekarang berada di daerah ini. Ternyata daerah dan sungai ini belum ada namanya di peta. Sudah ku pikir-pikir, kita menamakan daerah ini Mu Ci (dalam bahasa tua Cina Han, Mu Ci berarti Ayam Betina, dan Mu Ci adalah nama bagi Dewi Ayam Betina yang memberikan keberuntungan pada manusia).

Seorang perompak bertanya,”Mengapa Tuan menamakan daerah ini Mu Ci?” Bukankah Mu Ci (Ayam Betina) adalah makhluk yg memberikan keuntungan buat manusia? Sekali bertelur belasan butir. Telur adalah sumber makanan dan rezeki. Daerah ini pun sangat subur, luar biasa suburnya, hasil rempah-rempahnya bermutu tinggi. Ada tambang batubara, emas dan lain-lain. Maka daerah ini layak di sebut Mu Ci, karena tanahnya demikian kaya raya memberi keberuntungan bagi manusia. "Kalian ingat, penduduk di daerah ini juga memiliki sifat yang baik yang dimiliki ayam. Kaum pria daerah ini ramah, dapat bergaul dengan baik dan suka menolong. Akan tetapi jangan berbuat curang atau menipu mereka. Bukankah ada empat orang teman kita yang mati karena di tusuk penduduk dengan pisau?" Pemimpin Perompak melanjutkan pembicaraannya.

“Itu salah teman kita sendiri, sudah saya perintahkan untuk berperangai baik. Daerah ini dan seluruh penduduknya akan jadi mitra dagang kita dalam jangka panjang. Selain itu, wanita di daerah Mu Ci ini juga sangat baik, kulit mereka kuning seperti kita. Kaum wanita daerah ini hebat dan mengagumkan. Mereka bekerja keras mencari makanan untuk anak-anaknya, hormat dan baik pada sesamanya. Akan tetapi jangan coba-coba mengganggu mereka dan anak-anaknya. Mereka bisa lebih ganas dari elang sekalipun”. Beratus tahun kemudian kata Mu Ci berubah menjadi Musi.

Rabu, 10 September 2014

Rahasia di Balik Lagu Lingsir Wengi

Di indonesia siapa yang tidak kenal dengan lagu ini, lagu ini langsung terkenal dikarenakan mitos yang dikaitkan dengan lagu tersebut. dahulu, bagi mereka yang mendengarkan dan menyanyikan lagu ini, maka ketika berada pada bait:

Lagu dalam bahasa asli (Jawa)

 Lingsir wengi sliramu tumeking sirno…
 Ojo tangi nggonmu guling…
 Awas jo ngetoro…
 Aku lagi bang wingo wingo…
 Jin setan kang tak utusi…
 Dadyo sebarang…
 Wojo lelayu sebet…
Arti Lagu

 Menjelang malam, dirimu akan lenyap…
 Jangan bangun dari tempat tidurmu…
 Awas jangan menampakkan diri…
 Aku sedang dalam kemarahan besar…
 Jin dan setan yang kuperintah…
 Menjadi perantara…
 Untuk mencabut nyawamu…

Rahasia di Balik Lagu Lingsir Wengi
Maka mereka yang menyanyikan dan sampai pada bait di atas, maka bagi yang menyanyikannya akan dijumpai oleh sosok makhluk yang menakutkan dengan nama KUNTILANAK. ketika ada beberapa kisah dari rahasia lagu lingsir wengi ini ketika mereka yang mengaku berjumpa dengan makhluk yang menakutkan tersebut, maka lagu ini pun langsung terkenal di Indonesia dengan ciri khas lagu yang menakutkan.
Lalu, apakah benar lagu lingsir wengi ini memang dapat mendatangkan Setan berupa kuntilanak ketika saat dinyanyikan? oleh karena itu perlu
kita teliti bagaimanakah sebenarnya rahasia  Lagu Lingsir Wengi ini sesungguhnya.

Rahasia di Balik Lagu Lingsir Wengi
Dari beberapa sumber dinyatakan bahwa Lagu Lingsir Wengi diciptakan oleh Sunan Kalijaga salah satu tokoh ulama terkenal dengan sebutan WALISONGO yaitu wali diantara wali sembilan yang terkenal dipulau jawa karena mengajarkan kebaikan dengan mengenalkan dan mengajarkan agama islam di tanah jawa. salah satu metode sunan kalijaga dalam mengajarkan adalah dengan lagu dan menerapkan lagu tersebut dalam acara wayang atau perwayangan. hal tersebut disebabkan kegemaran dari masyarakat sekitar yang sangat mencintai kesenian wayang kulit, sehingga dengan cara tersebutlah sunan kalijaga untuk menyampaikan ajaran agama Islam di Indonesia khususnya di pulau jawa saat itu.

Lahirnya Lagu Lingsir Wengi melahirkan beberapa wacana, baik yang positif maupun negatif. wacana positif lagu ini adalah sebuah syair-syair sebagai perenungan dalam hidup, ketabahan dalam menghadapi cobaan baik dari manusia maupun dari jin atau setan. lagu ini juga bermakna sebagai doa untuk menolak bencana dan lagu ini juga bertujuan untuk mengingatkan manusia agar  mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa, sehingga terhindar dari bencana dan berbagai masalah.

Lalu bagaimana bisa lagu ini diasumsikan sebagai lagu pemanggil setan yaitu KUNTILANAK? jika ditelusuri secara mendalam kemungkinan lagu ini menjadi lagu yang misteri yaitu dari lirik lagu dan nadanya yang begitu seram ketika kita mendengarnya, terlebih jika lagu ini kita dengarkan dan nyanyikan pada malam hari, maka rasa takut itu akan selalu datang seiring Mitos yang berkembang mengenai lagu ini.

Selasa, 02 September 2014

Kisah Mistis Dibalik Lagu Nina Bobo

Siapa yang tidak kenal dengan lagu yang satu ini. Lagu pengantar tidur ini tidak hanya populer di Indonesia tapi juga di beberapa negara lain di dunia. Namun dibalik kepopuleran lagu sederhana ini ada beberapa kisah mistis yang meliputi lagu ini. Tiap kisah memiliki versi yang sedikit berbeda namun tetap berpusat pada seorang gadis bernama Nina sebagai pusat kisahnya. Tapi benarkah memang ada kisah dan nuansa mistis dibalik lagu ini?
Dalam legenda pertama dikisahkan pada masa pendudukan Belanda di Indonesia, ada sebuah keluarga musisi asal Belanda yang memutuskan untuk hijrah ke Indonesia. Keluarga itu terdiri atas sepasang suami istri dan seorang anak gadis mereka yang bernama Nina Van Mijk. Pada awalnya keluarga ini menjalani kehidupan yang cukup bahagia di Indonesia sampai pada suatu malam sesuatu yang aneh terjadi pada diri Nina.
Pada suatu malam, tiba-tiba terdengar suara gaduh yang berasal dari dalam kamar Nina. Terdengar suara Nina yang menjerit-jerit disertai dengan suara berbagai benda yang seperti dilemparkan. Saat orang tuanya masuk kedalam kamar, mereka mendapati Nina diatas ranjangnya dalam posisi tubuh melipat kebelakang, mirip seperti gerakan kayang, merayap mundur kebelakang. Wajahnya tampak menyeramkan dengan rambut yang berantakan dan kelopak matanya menghitam pekat.
Sejak malam itu, setiap malam Nina selalu mengalami kejadian yang sama, orang tuanya lalu memutuskan untuk memasung Nina di dalam kamarnya. Seminggu kemudian, sang ayah yang putus asa memutuskan pulang ke Belanda meninggalkan Nina dan ibunya di Indonesia. Pembantu mereka pun satu persatu memutuskan keluar karena ketakutan.
Pada suatu malam, tidak seperti biasanya, sama sekali tidak terdengar ada keributan dari kamar tidur Nina. Sang ibu yang merasa khawatir lalu mencoba masuk untuk melihat keadaannya. Di dalam kamar, terlihat Nina sedang menangis diatas tempat tidurnya. Sang ibu yang merasa iba lalu mendekati Nina dan memeluknya erat-erat.
Kepada sang ibu, Nina mengatakan bahwa ia merasa sangat takut dan meminta sang Ibu untuk menyanyikan padanya sebuah lagu untuk mengantarkannya tidur. Sang Ibu kemudian mulai berdendang menyanyikan lagu nina bobo karangannya itu. Setelah lagu itu selesai didendangkan, sang ibu mendapati Nina telah meninggal dalam pelukannya. Sejak saat itu, dipercaya jika kita menyanyikan lagu nina bobo ini pada seorang anak, maka arwah Nina akan datang dan menjaga sang anak tetap tidur dengan lelap sepanjang malam.
Pada kisah yang lain diceritakan bahwa lagu ini merupakan sebuah lagu yang diciptakan oleh seorang wanita jawa bernama Mustika untuk anaknya yang bernama Helelina Mustika Van Rodjnik, hasil pernikahannya dengan seorang pria Belanda bernama Van Rodjnik. Lagu ini awalnya hanyalah sebuah senandung nada yang sering didendangkan oleh Mustika agar Nina yang sulit tidur bisa segera terlelap. Sang suami yang sering melihat Mustika mendendangkannya lalu meminta Mustika untuk memberikan lagu itu lirik agar lebih menarik. Sejak saat itu setiap malam Mustika kemudian menyanyikan lagu nina bobo seperti yang kita kenal sekarang untuk mengantarkan Nina tidur.

Pada suatu waktu, Nina ternyata jatuh sakit. Setelah beberapa tahun berjuang melawan penyakitnya, Nina akhirnya meninggal saat berusia 6 tahun. Kejadian aneh mulai terjadi sejak kematian Nina ini. Mustika sering terlihat menyanyikan lagu ini, saat ditanya Mustika mengatakan bahwa Ia mendengar Nina sedang menangis karena tidak bisa tidur dan minta dinyanykan lagu ini. Sejak saat itu Mustika sering sekali menyanyikan lagu ini hingga ajal menjemputnya.

Sejak Mustika meninggal, Van Rodjnik kemudian tinggal sendiri di rumah tersebut. Ia pun kemudian mulai mendengar suara seperti anak yang sedang menangis hingga pada puncaknya pada suatu malam ia merasa didatangi oleh arwah Nina yang memintanya menyanyikan lagu nina bobo. Sejak malam tersebut pikiran Van Rodjnik seperti terganggu dan seperti istrinya, Van Rodjnik sering menyanyikan lagu ini hingga kematiannya.

Lantas benarkah lagu nina bobo memiliki sejarah yang kelam seperti diatas? Dan jika benar demikian, lantas kisah manakah yang paling benar? Sejujurnya saya sendiri pun tidak tahu. Dalam upaya saya mencari asal usul dari lagu ini, tidak ada sebuah dokumen yang bisa menceritakan bagaimana lagu ini muncul atau siapakah sang penciptanya. Seperti kebanyakan lagu tradisional di Indonesia, masa lalu lagu ini cukup misterius.

Menurut beberapa sumber, lagu ini memang merupakan lagu asli Indonesia yang telah lama ada. Menurut beberapa sumber lain, lagu ini merupakan lagu adaptasi dari sebuah lagu gereja berjudul Abide With Me. Sedikit fakta menarik bisa kita temukan jika menelusuri lagu ini dari sisi bahasa. Kita mungkin sudah terbiasa dengan kata bobo yang merupakan kata lain untuk tidur yang diserap dari bahasa China. Tapi tahukah kita bahwa ternyata kata nina dalam lagu ini kemungkinan besar bukanlah bermaksud menyebutkan sebuah nama, melainkan sebuah kata yang diserap dari bahasa Portugis yaitu menina yang berarti gadis.